Khasiat Biji Tomat

khasiat biji tomat
Khasiat buah tomat memang sudah tidak diragukan lagi. Selain mengandung Vitamin C dosis tinggi, buah tomat juga diketahui mengandung antioksidan yakni lycopene yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas. Namun tahukah Anda bahwa manfaat buah tomat tidak hanya terletak pada daging buahnya saja? Ternyata khasiat biji tomat mampu mengatasi beberapa keluhan penyakit, salah satunya adalah penyakit stroke dan jantung.

Seperti yang dilansir pada majalah kesehatan Prevention, berdasarkan hasil penelitian diketuai oleh Asim K Dutta-Roy, PhD dari Rowett Research Institute yang berlokasi di Aberdeen,Skotlandia diketahui bahwa terdapat banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari lendir biji tomat. Lapisan lendir berwarna kuning pada biji tomat ternyata mengandung senyawa yang dapat melawan penyakit jantung serta penyakit stroke.

Berdasarkan hasil penelitian di atas, konsumsi tomat atau jus tomat dengan tetap menyertakan bijinya tanpa disaring akan mampu mengurangi resiko terjadinya penggumpalan darah sebesar 72%. Penggumpalah darah tersebut merupakan salah satu penyebab utama terjadinya serangan jantung atau stroke.

Manfaat Tomat untuk Menghilangkan Jerawat

Tomat untuk Mengilangkan Jerawat
Buah tomat telah lama dikenal selain sebagai bahan makanan juga memiliki manfaat yang cukup banyak untuk kesehatan terutama digunakan untuk mengobati beberapa penyakit ringan. Hal ini tidak terlepas dari kandungannya yang memiliki Vitamin C dan Vitamin A dosis tinggi serta antioksidan (lycopene). Karena kandungannya tersebut buah tomat bermanfaat untuk memutihkan kulit dan menghilangkan jerawat.

Jika Anda memiliki masalah kulit ringan (terutama dengan jerawat), tidak ada salahnya untuk mencoba mengambil manfaat tomat untuk menghilangkan jerawat. Berikut ini beberapa tips terkait manfaat tomat untuk kesehatan wajah :

Pengganti Bahan Tomat dalam Resep

pengganti bahan tomat dalam resep
Ketika Anda memasak sebuah resep yang mengharuskan dipakainya jus tomat, saus tomat atau pasta tomat dan Anda tidak memiliki salah satu jenis diantaranya, Anda mungkin dapat menggunakan apa pun produk tomat yang Anda lakukan miliki dan melakukan sedikit modifikasi agar sesuai resep Anda! Berikut ini bahan-bahan yang bisa dimodifikasi :

Bahan Pengganti Jus Tomat 

Jika Anda memiliki resep yang menggunakan jus tomat tetapi tidak memilikinya di dapur, Anda dapat menggantinya dengan saus tomat atau pasta tomat. Gunakan 1/2 cangkir saus tomat dan 1/2 cangkir air untuk menggantikan 1 cangkir jus tomat. Anda juga bisa menggunakan 3 sendok makan pasta tomat dan 1 cangkir air untuk menggantikan 1 cangkir jus tomat.

Apa itu Lycopene?

apa itu lycopene
Seringkali ketika membaca artikel tentang manfaat buah tomat atau vitamin dalam buah tomat, kita mendengar tentang lycopene. Sebenarnya apa itu lycopene dan bagaimana efeknya pada tubuh manusia?

Sebenarnya lycopene (C40H56)  masih tergolong dalam keluarga carotenoids. Zat ini memiliki struktur yang terdiri dari rantai panjang dari ikatan rangkap terkonjugasi, dengan dua cincin ujung terbuka. Struktur lycopene merupakan yang terpanjang dari semua jenis carotenoids.

Sumber Lycopene 

Lycopene adalah pigment merah dari tomat yang sudah matang. Tomat memberikan kontribusi lebih dari 85% dari asupan likopen yang diperlukan tubuh sehari-hari. Selain dalam buah tomat yang sudah masak, lycopene juga ditemukan dalam jambu biji, jeruk bali dan semangka.

Lycopene merupakan zat yang tidak berbahaya dan sangat aman untuk dikonsumsi. Namun demikian keadaan overdosis lycopene pernah dilaporkan pada wanita paruh baya yang mengkonsumsi 2 liter jus tomat setiap hari. Karena kebiasaannya ini kulitnya berubah menjadi orange (keadaan ini sering kali disebut sebagai lycopenodermia). Setelah menjalani diet selama 3 minggu dengan mengurangi asupan jus tomat yang dikonsumsi, warna kulitnya normal kembali.

Tomat Cherry : Si Imut yang Manis

Tomat Cherry
Tomat Cherry merupakan salah satu varietas buah tomat yang bentuknya lebih kecil daripada tomat pada umumnya. Jenis ini mulai dikenal sejak tahun 1800 an dan diperkirakan berasal dari negara Peru dan Chili bagian utara. Ukurannya cukup bervariasi mulai dari sekecil buah cherry sampai dengan sebesar bola golf. Bentuknya juga terkadang ada yang bulat sempurna dan ada pula yang bentuknya lonjong. Khusus yang lonjong biasanya orang-orang menyebutnya tomat anggur. Ketika masih muda, buahnya berwarna hijau muda dan ketika tua warnanya bisa beraneka ragam mulai dari kuning, jingga, sampai merah tua. Untuk yang matang berwarna kuning disebut "Golden Tomat Cherry" sedangkan untuk yang berwarna merah disebut "Red Tomat Cherry".

Sejarah Tomat Cherry

Tomat Cherry dipercaya dibawa oleh bangsa Aztek dari Meksiko dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Di Yunani terdapat tanaman asli yang serupa dengan tomat cherry yang bernama Santorini. Jenis tomat ini dibudidayakan dengan sangat intensif sejak tahun 1875 sejak dibawa oleh seorang biarawan yang berasal dari Mesir.